#30 30 Hari Menulis Surat Cinta

Tentang 30 hari menulis surat cinta. 


Honestly, saya bukan penulis (surat) yang baik. Seandainya setiap hari surat saya harus dikirim, banyak sekali yang tidak sampai tepat waktu karena saya kurang disiplin. Misalnya, banyak surat yang sudah saya buat berhari-hari, tapi terlambat dikirim ke kotak pos. Juga, ada hari-hari tertentu saya mogok nulis surat cinta, alasannya: malas. Ahh payahhh kannn. 


Semua surat yang saya tulis, saya tujukan kepada orang-orang yang berjasa untuk hidup saya dan untuk apa-apa yang mewarnai hitam-putih saya. Meskipun tidak benar-benar sampai, setidaknya surat ini kesemuanya datang dari hati #eaaaa Kalau saya sering bilang terimakasih, itu karena mereka berjasa dalam membentuk saya. Kalau saya sering minta maaf, itu karena saya sering sekali menyakiti hati. 


Termasuk mereka yang sangat kreatif, mengenalkan 30 hari menulis surat cinta kepada saya. Karena ini, saya jadi banyak mengoceh daripada biasanya. Saya bersyukur bisa lebih banyak meninggalkan "jejak", meskipun tak banyak yang mencarinya. 


Sekali lagi, meskipun lebaiii, surat saya datangnya dari hati lohhh :D
Baca Selengkapnya...

#29 Semangkuk Wedang Ronde

Assalaamu'alaikum 


Ada kalanya bahagia itu, minum semangkuk wedang ronde bersama sahabat jenaka. Berjalan-jalan di kota kelahiran, lalu nongkrong berduaan. Chit-chat semaunya, diselingi gojekan darah muda. 


Ada kalanya bahagia itu, minum semangkuk wedang ronde bersama keluarga. Muter-muter Solo dengan tujuan entah kemana. Dari rumah, perut kenyang tapi tetep pengen keluar sama-sama. Akhirnya, di tempat yang tak pernah dikunjungi lengkap berlima, kami kesotan sambil menikmati kolang-kaling, kacang, dan wedang jahe yang teramu apik dalam semangkuk wedang, ronde namanya.


Ada kalanya bahagia itu, minum semangkuk wedang ronde bersama dia. Saling melempar canda, saling berkerling mata. Namanya juga cinta, sekedar ronde pun bisa bercerita.




Well. Terimakasih wedang ronde :)



Baca Selengkapnya...

#28 Teman

Assalaamu'alaikum


Buat seorang teman 


Terimakasih untuk semangat yang kamu berikan tiap kali saya mengeluh. Hehehe. Cewek emang susah ya dimengerti. Untung saya nggak suka sama cewek. Hahaha 


Saya minta maaf untuk tiap canda yang kamu anggap serius, dan tiap keseriusan yang sengaja saya bikin bercanda. Intinya, saya tetep ingin jadi teman kamu, entah sampai kapan. 


Tentang masa depan yang kita bicarakan, semoga Allah menunjukkan yang terbaik buatku dan buatmu.


Terimakasih atas keikhlasan meluangkan waktu mendengarkan ocehan saya :)




Oiya, semoga selalu disayang Allah yah
Baca Selengkapnya...

#27 ...

...


kapan lagi bisa menangis sepuasnya. aku ingin jadi orang paling egois. paling. saat ini. sekarang juga.





Baca Selengkapnya...

#26 Egois

Assalaamu'alaikum



Kadang, lebih dewasa tidak menjadikan segalanya mudah. Apalagi untukku. Maaf karena lelah mendengarkan. Sulit sekali menjadi pendengar di tempat ini. Bukan aku tidak sayang, sama sekali bukan.




Hidup bukan cuma perkara hitam dan putih.



Maafkan :(
Baca Selengkapnya...

#25 Sederhana

Assalaamu'alaikum



Hai


Kelak di temaram indah senja, ijinkan aku membaringkan kepalaku, padamu. Seterusnya. Karena cinta perkara sederhana.


Kelak di temaram indah senja, akan ku ajari kamu mengaduk susu, untuk anak kita. Dengan sabar. Karena cinta perkara sederhana.


Kelak di temaram indah senja, temani penaku menulis tentangmu. Agar berujung pada kata "kita". Karena cinta perkara sedernaha.


Kelak di temaram indah senja, ingatkan aku bahwa serumit apapun membacamu, cinta tetap perkara sederhana.







Baca Selengkapnya...

#24 I'm Sorry

Ya Rabb...




maaf. maaf. maaf.

Baca Selengkapnya...