Muter-Muter Pantai Gedong


Bismillah. 

Nggak ada kerjaan nih di kantor. Seperti biasa. Jadi pengen sharing acara “muter-muter” sama suami beberapa waktu lalu. 

Nah, habis nikah ceritanya saya sama si mas stay di rumah ibu mertua saya selama beberapa hari. Karena kami masih libur dan nggak ada kegiatan apa-apa di rumah (selain pacaran), jadi kami muter-muter Lasem. Oiya, Lasem itu nama daerah di Kabupaten Rembang. Daerah ini masih wilayah pantau utara (pantura) Jawa. Karena dekat rumah banyak pantai, jadi si mas ngajakin saya ke salah satunya. Pantai Gedong. 

Pantai ini belum dikelola dengan baik. Masih semacam pantai suka-suka. Waktu kami lewat gerbangnya, hanya ada beberapa warga yang bikin karcis-karcisan buat narik uang dari pengunjung. Tapi nggak mahal kok. Kalau nggak salah ingat, tiga ribu rupiah aja per motor. Waktu masih jaman gegalauan, mungkin saya pergi ke pantai buat ngelarung macam-macam perasaan lalala-yeyeye. Tapi sekarang, pergi ke pantai adalah menghabiskan waktu berhangat-hangat dengan orang-orang tersayang. Membuat memori seindah mungkin yang bikin suatu-saat-aku-mau-ke-pantai-ini-lagi. 

Daaan, mewujudlah memori indah ini dengan seseorang yang menemani saya menghabiskan-waktu-berhangat-hangat. Teteup narsis kami.





 












Kaaan… Meskipun nggak sebagus Kuta, apalagi Phuket, pantai sederhana ini adalah memori indah saya karena ini pantai pertama yang kami kunjungi paaas banget setelah menikah. Yah, semoga bisa pergi ke pantai berbeda lebih banyak lagi sama-sama. Aamiin3289x ^^















Baca Selengkapnya...

Antibadai


Keputusan untuk meninggalkan sesuatu/seseorang yang tidak baik buat jantung kita itu butuh keberanian yang super cetar. Apalagi sesuatu/seseorang itu sudah menjadi bagian hidup kita. Nggak cuma bulu mata aja yang butuh anti badai (bulu matanya mbak Syahrini), tapi hati juga. Ibaratnya kejadian tidak mengenakkan yang disebabkan sesuatu/seseorang tadi adalah badai. Maka senjata anti (pasca)-badai (halah ribet) buat si hati adalah keikhlasan. Ikhlas buat kecewa, ikhlas buat terluka, selanjutnya, ikhlas buat menyembuhkannya. Kenapa kok yang diattach gambar saya, ya karena saya lagi pake senjata anti badai… buat bulu mata. Buat hati juga.



 


Postinggan nggak penting.


Happy Thursday all ^^
Baca Selengkapnya...

Tidak Lebih, Tidak Perlu Dilebih-Lebihkan

Arti sahabat kadang sesederhana saat ini. Mereka yang menemani tertawa dan tidak berpura-pura. Tidak lebih, tidak perlu dilebih-lebihkan. Kadang saking percayanya dengan seseorang, justru kita tidak pernah tahu. Bahwa suatu saat kita bisa mendapati diri kita sedang mengepak namanya dalam satu kotak. Kotak yang isinya penuh dengan hal-hal menyenangkan, namun melukai kita pelan-pelan. Kotak yang ingin kita kuburkan, tinggalkan, lalu kita lupakan. Kotak yang kita harapkan tidak ditemukan oleh siapapun di masa depan.


Baca Selengkapnya...