Dipaksa Menyerah (1)

tentang proposal perpisahan yang kamu ajukan waktu itu...

hmm

apa sudah dipenuhi syaratnya?
jika tidak, maka urungkan saja


aku tak akan membiarkanmu menyerah padaku

seseorang itu, memberikan kita pilihan
dan aku tidak mau kita meletakkan pilihan itu kemudian pergi dengan membawa segepok luka,
tanpa sakit terlebih dahulu terkena lemparannya

tidak lucu

lalu kita akan pura-pura tidak kenal
meratap
menjauh
tidur sambil menangis di kasur masing-masing
lalu pura-pura tegar padahal setengah sekarat

bukan,
bukan seperti itu






















dia bukan tidak mau melihat kita bersama
lebih karena ingin melihatku bahagia


tapi bagaimana bisa dengan lainnya?
sementara hanya kamu yang mau menyeka air mataku
meluruhkan duka dan melukiskan sisa hujan dengan senyuman


argh, mana ku tahu!



Nb: untuk seorang sahabat. yang membuat saya pagi-pagi membuka blognya. dan menemukan tumpukan tulisan berupa curhatan. hohoho. jangan menyerah ya mas, mbak. 

4 comments:

Arif Zunaidi Riu_aj said...

Bukan curhatanku, kan? hihihi

oryzabitha said...

bukaaaaan. serius. ehehe

angkasaeka said...

uda kayak film aja ni si embak bikin part 1part 2 :p

oryzabitha said...

filmmuwh :p :*

Post a Comment

Terimakasih sudah mampir :))